Global Action for Physical Activity 2018-2030

Regular physical activity is proven to help prevent and treat noncommunicable diseases (NCDs) such as heart disease, stroke, diabetes and breast and colon cancer. It also helps prevent hypertension, overweight and obesity and can improve mental health, quality of life and well-being. Yet, much of the world is becoming less active. As countries develop economically, levels of inactivity increase. In some countries, these levels can be as high as 70%, due to changing transport patterns, increased use of technology, cultural values and urbanization.

Failure to act to increase levels of physical activity will see related costs continue to rise, with negative impacts on health systems, the environment, economic development, community well-being and quality of life.

This new global action plan to promote physical activity responds to the requests by countries for updated guidance, and a framework of effective and feasible policy actions to increase physical activity at all levels. The plan sets out four objectives and recommends 20 policy actions that are universally applicable to all countries and address the multiple cultural, environmental and individual determinants of inactivity.

Effective implementation will require bold leadership combined with cross-government and multisectoral partnerships at all levels to achieve a coordinated, whole-of-system response.

The World Health Organization will support countries to scale up and strengthen their response with evidence-based policy solutions, guidelines and implementation tools, and will monitor global progress and impact.

Read and Download Global Action for Physical Activity 2018-2030 at e-Library Promkes.net

Mager Mengundang Penyakit ke Tubuh Kita

Mager mengundang penyakit ke tubuh kita” ~ @anjarisme | PNS Kementerian Kesehatan RI

EVERY STEP COUNTS. EVERYONE. EVERYWHERE. EVERYDAY. 

Ayo ikut Pacer Team ”MELAWAN MAGER” #MotionForHealth.

Caranya:

  •  Pasang aplikasi Pacer Pedometer & Step Tracker by Pacer Health Inc di smartphone. Android dan iOS.
  •  Buka aplikasi Pacer ~> Klik! EXPLORE -> GROUPS -> SEARCH -> Masukkan Kode: XN43714 -> Pilih: Motion For Health ~> Pilih: Melawan Mager
🏃🏻‍♂️
🏃🏻‍♀️
🤝
❤️

LANGKAH TERHITUNG KITA TERHUBUNG  SALING MENDUKUNG 

Wakil Bupati Trenggalek: Sering Baper? Mungkin Kalian Sering Mager

”Sering baper? Mungkin karena kalian sering mager. Gerak dong, badan sehat, pikiran positif dan banyak teman. Siapa tau aja dari teman ada yang jodoh, eh!” ~ Mochamad Nur Arifin @avinml (Wakil Bupati Trenggalek, Jawa Timur)

 

EVERY STEP COUNTS. EVERYONE. EVERYWHERE. EVERYDAY.

Ayo ikut Pacer Team ”MELAWAN MAGER” #MotionForHealth.

Caranya:

  • 📱 Pasang aplikasi Pacer Pedometer & Step Tracker by Pacer Health Inc di smartphone. Android dan iOS.
  • 📲 Buka aplikasi Pacer ~> Klik! EXPLORE -> GROUPS -> SEARCH -> Masukkan Kode: XN43714 -> Pilih: Motion For Health ~> Pilih: Melawan Mager

 

LANGKAH TERHITUNG🏃🏻‍♂️🏃🏻‍♀️ KITA TERHUBUNG 🤝 SALING MENDUKUNG ❤️

 

 

 

Bergerak Aktif #MelawanMager bikin Hidup Lebih Bahagia

Bergerak aktif seperti olahraga akan membantu tubuh belajar beradaptasi dan terbiasa menghadapi stres dengan baik. Tubuh akan mudah bertahan menghadapi tekanan lainnya. Stres akan menyebabkan detak jantung menjadi lebih cepat, otot menegang, dan tekanan darah meningkat. Maka olahraga dapat menurunkan dan membuat kembali normal.

Jika kita malas gerak (mager), maka tubuh akan tidak siap menghadapi stres. Akhirnya sering mengalami insomnia, nafsu makan meningkat, jantung berdetak lebih cepat dan berujung pada meningkatnya risiko terserang Diabetes Mellitus, obesitas, sistem kekebalan tubuh menurun, pikiran jadi kurang fokus ’plonga-plongo’ dan masih banyak lagi.

Riset yang melibatkan 49 wanita yang mengalami stres berat dan diminta olahraga selama 8 minggu berturut-turut, menunjukkan perubahan yang signifikan. Fungsi tubuhnya normal dan hasil tes psikologi menunjukkan stres berkurang, bahkan hilang sama sekali. Penelitian tersebut juga mengungkap fakta bahwa bergerak aktif juga mampu meningkatkan hormon serotonin dan endorfin atau disebut juga HORMON BAHAGIA. Hormon tersebut membuat tubuh merasa rileks, tenang, dan bahagia.

Umi Sofiyana mengajak #SobatSehat selalu HIDUP BAHAGIA dengan cara aktif bergerak #MelawanMager

EVERY STEP COUNTS. EVERYONE. EVERYWHERE. EVERYDAY.

Ayo ikut Pacer Team ”MELAWAN MAGER” #MotionForHealth.

Caranya:

  • 📱 Pasang aplikasi Pacer Pedometer & Step Tracker by Pacer Health Inc di smartphone. Android dan iOS.
  • 📲 Buka aplikasi Pacer ~> Klik! EXPLORE -> GROUPS -> SEARCH -> Masukkan Kode: XN43714 -> Pilih: Motion For Health ~> Pilih: Melawan Mager
  • LANGKAH TERHITUNG. 🏃🏻‍♂️🏃🏻‍♀️
  • KITA TERHUBUNG. 🤝
  • SALING MENDUKUNG ❤️
  • Peringkat 1-70 Pelawan Malas Gerak – Oktober 2018 #MelawanMager

    Siapa saja yang menempati posisi 1-70 #MelawanMAGER bulan Oktober 2018?

    Mari kita sambut dengan tepuk tangan super meriah!!

    #MotionForHealth #IndonesiaLebihSehat#BeatNCDs

    Kami mengajak #SobatSehat aktif bergerak #MelawanMager setiap hari.

     

    Kami mengajak #SobatSehat aktif bergerak #MelawanMager. Caranya gampang banget! Berikut petunjuknya.

    EVERY STEP COUNTS. EVERYONE. EVERYWHERE. EVERYDAY.

     

    Ayo ikut Pacer Team ”MELAWAN MAGER” #MotionForHealth.

    Caranya:

    • 📱 Pasang aplikasi Pacer Pedometer & Step Tracker by Pacer Health Inc di smartphone. Android  dan iOS
    • 📲 Buka aplikasi Pacer ~> Klik! EXPLORE -> GROUPS -> SEARCH -> Masukkan Kode: XN43714 -> Pilih: Motion For Health ~> Pilih: Melawan Mager

    LANGKAH TERHITUNG. KITA TERHUBUNG. SALING MENDUKUNG!

    Pemuda Sehat, Indonesia Kuat! Ayo #MelawanMager

    1 dari 4 penduduk Indonesia terjebak malas gerak (Riset Kesehatan Dasar 2013). 65% provinsi di Indonesia dihuni penduduk yang masih kurang melakukan aktivitas fisik.

    Malas gerak meningkatkan ancaman terserang penyakit kardiovaskular (stroke, hipertensi, jantung dll), kanker dan diabetes. Padahal penyakit tersebut termasuk dalam golongan penyakit dengan pembiayaan yang tidak murah. Contohnya penyakit Jantung berhasil menyedot duit BPJS sebanyak 6,67 Triliun, Kanker (2,21 Triliun) dan berikutnya Stroke (1,62 Triliun)(detik.com, 2018). Akibatnya, uang habis, kita juga kurang produktif.

    Kami mengajak #SobatSehat aktif bergerak #MelawanMager. Caranya gampang banget! Berikut petunjuknya.

    EVERY STEP COUNTS. EVERYONE. EVERYWHERE. EVERYDAY.

    Ayo ikut Pacer Team ”MELAWAN MAGER” #MotionForHealth.

    Caranya:

    • 📱 Pasang aplikasi Pacer Pedometer & Step Tracker by Pacer Health Inc di smartphone. Android  dan iOS
    • 📲 Buka aplikasi Pacer ~> Klik! EXPLORE -> GROUPS -> SEARCH -> Masukkan Kode: XN43714 -> Pilih: Motion For Health ~> Pilih: Melawan Mager

    LANGKAH TERHITUNG. KITA TERHUBUNG. SALING MENDUKUNG!

    #sumpahpemuda #sumpahpemuda2018#sumpahpemudaindonesia#sumpahpemudamilenial#sumpahpemudamilenial2018

    Foto Pelawan Mager: @nurulhp | @harrisbachri | @luciaajeng | @edi_supriyanto | @dhekthree | @k0jek

    Gerak Aktif Merangsang Munculnya Otot Six Pack

    Saat libur, millenial rawan terjebak di kasur. Gadget yang tidak lepas dari jemari, memaksa untuk bersantai dan lupa aktivitas fisik. Menginjak triwulan terakhir tahun ini, resolusi 2018 punya perut Six Pack pun terancam gagal lagi. ”Malas gerak menunda munculnya otot six pack di perut.” ujar Nopianto @nopian10_ yang aktif sebagai Pengurus Daerah Perhimpunan Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi @persakmi) Provinsi Riau ini.

    Nopianto gemar touring dengan motor kesayangannya. Khas millenial lainnya, petualangan menjadi hiburan saat penat kerja melanda. ”Selain touring, akhir pekan menghabiskan waktu dengan Jogging” ungkap pria alumni STIKes Hang Tuah Pekanbaru ini. Sebagai penyemangat, Tim Pacer ”Melawan Mager” menerbitkan peringkat capaian mingguan dan bulanan. Nopianto dan teman-teman Pelawan Mager pun menyukainya. ”Adanya sistem peringkat memunculkan motivasi tersendiri untuk konsisten dalam peringkat 10 besar” paparnya.

    Agar tubuh tetap sehat dan impian otot kotak-kotak bisa terwujud, olahraga rutin menjadi penting.”Olahraga yang bagus itu minimal 30 menit per hari” pesan pendiri @kitakesmas ini.

    @nopian10_ mengajak #SobatSehat aktif bergerak #MelawanMager. Kamu tertarik bergabung?

    EVERY STEP COUNTS. EVERYONE. EVERYWHERE. EVERYDAY.

    Ayo ikut Pacer Team ”MELAWAN MAGER” #MotionForHealth.

    Caranya:

    📱 Pasang aplikasi Pacer Pedometer & Step Tracker by Pacer Health Inc di smartphone Android dan iOS

    📲 Buka aplikasi Pacer ~> Klik! EXPLORE -> GROUPS -> SEARCH -> Masukkan Kode: XN43714 -> Pilih: Melawan Mager

    KITA TERHUBUNG. SALING MENDUKUNG!

    Grup Pacer Melawan Mager itu Mirip Reminder, Nggak Boleh Dzolim Sama Waktu

    Malas gerak yang menjerat generasi millenial sepertinya tidak berlaku bagi mahasiswi yang aktif di Koalisi Muda Kependudukan pusat ini. Walaupun hobi nonton Youtube, Utami Nur Kholifah atau biasa dipanggil “Tami” tak terbiasa bermalasan, tapi memilih sibuk di berbagai kegiatan. Tercatat, wanita penggemar nasi goreng ini juga menjadi pengurus Karang Taruna Unit RW 06 Duri Kosambi, Jakarta Barat. Kesibukannya lengkap, mulai kampus, organisasi kependudukan dan lingkungan rumah.

    Bergerak dari satu kegiatan ke kegiatan lainnya menjadikan Tami semakin aktif. “Aku harus sibuk bergerak, karena kalau nggak malah gampang sakit” ungkap wanita yang suka jalan-jalan keliling lingkungan kampungnya ini. “Dengan bergerak aktif, tubuh jadi segar dan semangat. Tidak mudah jatuh sakit” tambahnya.

    Tami pun merasa senang berkumpul dengan teman-teman Pelawan Mager dari berbagai penjuru daerah di Indonesia. Seperti kelompok dukungan sebaya yang saling memotivasi. “Grup Pacer Pedometer Melawan Mager itu mirip reminder. Jadi pengingat untuk selalu produktif. Gak boleh dzolim sama waktu” terangnya.

    Tami mengajak #SobatSehat aktif bergerak #MelawanMager. Kamu tertarik menjadi salah satu dari ratusan Pelawan Mager?

    EVERY STEP COUNTS. EVERYONE. EVERYWHERE. EVERYDAY.

    Ayo ikut Pacer Team ”MELAWAN MAGER” #MotionForHealth.

    Caranya:

    📱 Pasang aplikasi Pacer Pedometer & Step Tracker by Pacer Health Inc di smartphone. Android dan iOS

    📲 Buka aplikasi Pacer ~> Klik! EXPLORE -> GROUPS -> SEARCH -> Masukkan Kode: XN43714 -> Pilih: Melawan Mager

    KITA TERHUBUNG. SALING MENDUKUNG!

    Melawan Mager Cegah Penyakit Jantung

    Penyakit Jantung Koroner (PJK) menjadi penyebab kematian tertinggi pada semua umur setelah stroke, yakni 12,9% (Survei Sample Regristration System (SRS), 2014). PJK paling banyak terjadi pada kelompok umur 65-74 tahun (3,6%) diikuti kelompok umur 75 tahun ke atas (3,2%), kelompok umur 55-64 tahun (2,1%) dan kelompok umur 35-44 tahun (1,3%) (Riset Kesehatan Dasar, 2013).

    Salah satu cara mencegah dan mengendalikan Penyakit Jantung Koroner (PJK) adapah bergerak aktif dengan aman. Malas gerak menjadi salah satu faktor risiko berbagai jenis penyakit kardiovaskular seperti PJK ini.

    Promkes.net yakin jika upaya pencegahan lebih murah dibanding pengobatan penyakit jantung. Sekitar 51,99% atau setara 6,67 triliun dari pembiayaan @bpjskesehatan_ri tersedot oleh penyakit ini (@detikcom).

    Kami yang tergabung dalam gerakan #MelawanMager mengajak #SobatSehat dari berbagai penjuru nusantara dan WNI yang tinggal di mancanegara untuk ikut bergerak aktif bersama kami. Mari kita bersama kurangi risiko dan kendalikan penyakit Jantung.

    EVERY STEP COUNTS. EVERYONE. EVERYWHERE. EVERYDAY.

    Ayo ikut Pacer Team ”MELAWAN MAGER” #MotionForHealth.

    Caranya:

    📱 Pasang aplikasi Pacer Pedometer & Step Tracker by Pacer Health Inc di smartphone. Android dan iOS

    📲 Buka aplikasi Pacer ~> Klik! EXPLORE -> GROUPS -> SEARCH -> Masukkan Kode: XN43714 -> Pilih: Melawan Mager

    KITA TERHUBUNG. SALING MENDUKUNG!

    Stop Buat Alasan Mager

    Tidak kaget jika 1 dari 4 penduduk Indonesia tergolong malas gerak. Karena kebiasaan kita kemana-mana naik motor. Walaupun cuma ke warung yang berada di sebelah gang rumah, motor pun ditarik keluar garasi untuk mengantar ke warung tersebut.

    Christyana Sandra @yanasandra12 yang biasa dipanggil Yana ini pun mengaku sering mengalami permasalahan yang sama. Menurutnya, alasan untuk malas gerak itu banyak sekali, hampir tak terhitung. Namun, kalau malas terus juga akan berakibat buruk bagi kesehatan.”90% kegagalan berasal dari orang-orang yang biasa membuat alasan. Stop buat alasan malas gerak” ujar wanita yang sehari-hari menjadi dosen di Universitas Jember ini.

    Yana pun punya jurus tersendiri. Wanita alumni FKM Universitas Airlangga Surabaya ini selalu mengantongi gawainya. Dia memastikan aplikasi Pedometer & Step Tracker nya aktif mengukur setiap aktivitas tubuhnya. Mulai saat mengajar di kelas, membersihkan rumah dan jalan-jalan bersama putra-putrinya. Aplikasi membantunya menghitung capaian gerak dan datanya langsung tersinkronisasi di grup Melawan Mager. “Melawan Mager itu seperti komunitas dukungan online. Anggotanya berlokasi jauh-jauh, ada yang di Aceh, Lampung, Banyuwangi, dan Salaya-Thailand. Kita semua pun terhubung, saling menyemangati, saling mendukung. Member terus bertambah” ujarnya.

    Yana mengajak #SobatSehat aktif bergerak #MelawanMager. Kamu tertarik menjadi salah satu dari ratusan Pelawan Mager?

    EVERY STEP COUNTS. EVERYONE. EVERYWHERE. EVERYDAY.

    Ayo ikut Pacer Team ”MELAWAN MAGER” #MotionForHealth.

    Caranya:

    📱 Pasang aplikasi Pacer Pedometer & Step Tracker by Pacer Health Inc di smartphone. Android dan iOS

    📲 Buka aplikasi Pacer ~> Klik! EXPLORE -> GROUPS -> SEARCH -> Masukkan Kode: XN43714 -> Pilih: Melawan Mager

    KITA TERHUBUNG. SALING MENDUKUNG!