Pedoman Pengelolaan Bina Keluarga Remaja

Penyempurnaan buku Pedoman ini dilakukan karena tuntutan seperti yang diamanatkan dalam UndangUndang Nomor 52 Tahun 2009 tentang pembangunan Kependudukan dan Keluarga Berencana, dan karena penyesuaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2010 – 2014, program Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) telah kita sepakati untuk dikembangkan menjadi program Generasi Berencana dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja.

Untuk mewujudkan Generasi Berencana di Indonesia, program GenRe dihadapkan dengan lingkungan strategik, yang berkembang dengan sangat pesat dan cepat. Salah satu diantaranya adalah globalisasi informasi yang kemudian tanpa disadari, telah meliberalisasi dan merubah norma, etika dan moralitas agama, menjadi nilai-nilai kehidupan sekuler.

Dalam kehidupan remaja perubahan nilai ini, terlihat dari perilaku hidup remaja yang tidak sehat (unhealthy life behaviors). Apabila perilaku remaja yang tidak sehat ini terus berlangsung, tentu akan mengganggu tugastugas pertumbuhan dan perkembangan kehidupan remaja, baik secara individual maupun sosial. Program BKR telah dibentuk di beberapa provinsi, namun akhir-akhir ini mengalami penurunan baik kuantitas maupun kualitasnya. Berdasarkan pendataan keluarga BKKBN tahun 2011, terdapat 5.853.561 keluarga yang memiliki remaja usia 10 – 24 tahun dan tersebar di seluruh Indonesia. Jumlah yang banyak itulah yang menjadi sasaran program BKR. Karena itu, saya menyambut baik diterbitkannya Pedoman Pengelolaan Bina Keluarga Remaja (BKR) yang telah mengalami penyempurnaan dari edisi sebelumnya. Pedoman ini sangat penting, karena menjadi Pedoman dan petunjuk dalam pembentukan, pengembangan dan pembinaan kelompok BKR di berbagai tingkatan, dan dapat dimanfaatkan oleh semua pihak yang terlibat langsung dalam Pengelolaan Bina Keluarga Remaja (BKR).

Lowongan Kerja: District Coordinator – Maternal Neonatal Child Health (MNCH) – Project HOPE

Project HOPE membuka lowongan kerja sebagai District Coordinator – Maternal Neonatal Child Health. Project HOPE is a global health and humanitarian relief organization, providing lasting solutions to health problems with the mission of helping people to help themselves.  We are registered as a Yayasan (Foundation) in Indonesia.   

We are currently looking for candidates for the position of:

District Coordinator – Maternal Neonatal Child Health (MNCH)

Location: Bandung & Banyumas

Reports To: Program Manager-MNCH

Supervisory Responsibility: yes

Position Summary:

Under the supervision of Program Manager, the District Coordinator will be responsible to provide support to programs on Maternal Neonatal Child Health (MNCH) at the district level. The District Coordinator will assist in implementing program on scaling best practices on MNCH in the selected district.

Main responsibilities include but are not limited to:

1.     Assist the Program Manager in implementing the scale-up of comprehensive package of MNCH interventions in selected districts/provinces.

2.     Assist in project assessment, training, supervision, and monitoring and evaluation to facilitate scale-up in the district through MoH.

3.     Implement monitoring methodology and tools for quality assurance of all aspects of program scale-up and collect data and report.

4.     Support district authorities in the implementation of MNCH packages using best practices and successful approaches.

5.     Assist in building capacity of health care professionals on MNCH

6.     Report to the manager weekly and monthly on the district progress.

7.     Any other work assigned by the supervisor.

Requirements:

1. Minimum 3-5 years of similar experience in the field of Public Health/MCH with government, private sector and/or NGOs.

2. Technical knowledge, programmatic experience on MNCH and related public health Programs will be preferred

3. Bachelor’s degree in community medicine, social science or related public health degrees

4. Excellent interpersonal and communication skills

5. Excellent organizational, planning and coordination skill

6. Demonstrative ability to multitask

7. Strong computer skills

8. Fluency in English and local language is preferable

9. Willing to travel within the district and sometime outside the district.

Application Deadline: Last date of receiving applications is April 5, 2019. However, interviews will be conducted on a rolling basis and the position will be filled as soon as there is a suitable match. Hence, interested candidates are encouraged to apply at the earliest

Application Process: Interested candidates should send a Covering Letter mentioning the job title in the subject line along with their recent CV as a word document attachment to email: yphjakarta@gmail.com