Leaflet Hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2017

Ringkasan Hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2017 dalam bentuk leaflet

Baca dan Unduh Leaflet Hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2017 di e-Library Promkes.net

Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2015-2019

Pembangunan kesehatan pada hakekatnya adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen Bangsa Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi- tingginya, sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis. Keberhasilan pembangunan kesehatan sangat ditentukan oleh kesinambungan antar upaya program dan sektor, serta kesinambungan dengan upaya-upaya yang telah dilaksanakan oleh periode sebelumnya.

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004, tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) mengamanatkan bahwa setiap kementerian perlu menyusun Rencana Strategis (Renstra) yang mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Dengan telah ditetapkannya RPJMN 2015-2019 maka Kementerian Kesehatan menyusun Renstra Tahun 2015-2019. Renstra Kementerian Kesehatan merupakan dokumen perencanaan yang bersifat indikatif memuat program-program pembangunan kesehatan yang akan dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan dan menjadi acuan dalam penyusunan perencanaan tahunan. Penyusunan Renstra Kementerian Kesehatan dilaksanakan melalui pendekatan: teknokratik, politik, partisipatif, atas- bawah (top-down), dan bawah-atas (bottom-up).

Pembangunan kesehatan pada periode 2015-2019 adalah Program Indonesia Sehat dengan sasaran meningkatkan derajat kesehatan dan status gizi masyarakat melalui melalui upaya kesehatan dan pemberdayaan masyarakatyang didukung dengan perlindungan finansial danpemeratan pelayanan kesehatan. Sasaran pokok RPJMN 2015-2019 adalah: (1) meningkatnya status kesehatan dan gizi ibu dan anak; (2) meningkatnya pengendalian penyakit; (3) meningkatnya akses dan mutu pelayanan kesehatan dasar dan rujukan terutama di daerah terpencil, tertinggal dan perbatasan; (4) meningkatnya cakupan pelayanan kesehatan universal melalui Kartu Indonesia Sehat dan kualitas pengelolaan SJSN Kesehatan, (5) terpenuhinya kebutuhan tenaga kesehatan, obat dan vaksin; serta (6) meningkatkan responsivitas sistem kesehatan.

Program Indonesia Sehat dilaksanakan dengan 3 pilar utama yaitu paradigma sehat, penguatan pelayanan kesehatan dan jaminan kesehatan nasional: 1) pilar paradigma sehat di lakukan dengan strategi pengarusutamaan kesehatan dalam pembangunan, penguatan promotif preventif dan pemberdayaan masyarakat; 2) penguatan pelayanan kesehatan dilakukan dengan strategi peningkatan akses pelayanan kesehatan, optimalisasi sistem rujukan dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan, menggunakan pendekatan continuum of care dan intervensi berbasis risiko kesehatan; 3) sementara itu jaminan kesehatan nasional dilakukan dengan strategi perluasan sasaran dan benefitserta kendali mutu dan kendali biaya.

Baca dan Unduh Rencana Strategis Kementerian Kesehatan 2015-2019 di e-Library Promkes.net


Buku “Promosi Kesehatan di Daerah Bermasalah Kesehatan: Panduan Bagi Petugas Kesehatan di Puskesmas”

Buku ini berisikan informasi mengenai kegiatan serta langkah- langkah promosi kesehatan yang dapat diaplikasikan di Daerah Bermasalah Kesehatan (DBK). Fakta menunjukkan, bahwa munculnya DBK di 10 provinsi di Indonesia umumnya disebabkan oleh adanya kesenjangan pelayanan kesehatan dan derajat kesehatan yang diukur dengan menggunakan 24 indikator dari Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM).

Screen Shot 2017-05-12 at 3.41.52 PM

 

Apabila indikator-indikator tersebut kita cermati, ternyata berbagai kendala yang dijumpai di DBK pada umumnya berkaitan erat dengan faktor perilaku masyarakat. Oleh karena itu penanganan dan intervensi yang dilakukan harus menggunakan prinsip pemberdayaan dan kemandirian masyarakat, agar masyarakat memiliki kemampuan untuk mengenal dan mengatasi permasalahan kesehatan yang dihadapi dengan menggunakan sumberdaya yang dimiliki.

Buku ini dapat menjadi bahan pegangan yang mudah diaplikasikan oleh petugas kesehatan dalam mengemban tugas mulia untuk mengentaskan Daerah Bermasalah Kesehatan dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan inovatif yang mampu mendorong peningkatan IPKM.
Daftar Isi
  • Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat
  • Daerah Bermasalah Kesehatan
  • Penanggulangan Daerah Bermasalah Kesehatan
  • Sasaran Promosi Kesehatan
  • Strategi Promosi Kesehatan
  • Pelaksana Promosi Kesehatan
  • Langkah-langkah Promosi Kesehatan di Puskesmas
  • Langkah-langkah Promosi Kesehatan di Masyarakat

Screen Shot 2017-05-12 at 3.42.19 PM

Unduh Buku “Promosi Kesehatan di Daerah Bermasalah Kesehatan: Panduan Bagi Petugas Kesehatan di Puskesmas” Disini

Sumber : Kementerian Kesehatan RI

 

[ Informasi Kesehatan Masyarakat | Media Promosi Kesehatan | motion for HEALTH ]