Lomba Poster Pekan ASI Sedunia 2017 – Kemenkes RI (Diperpanjang sampai 31 Juli 2017)

Tema:

"Bekerja Bersama untuk Keberlangsungan Pemberian ASI”

Sub tema:

  • Ibu Bekerja, ASI Tetap Diberikan
  • Ibu Bekerja, ASI Jalan Terus
  • Ayo Dukung Ibu Menyusui
  • Menyusui itu Mudah, Sehat  dan Tidak Menambah Biaya Keluarga
  • Menyusui, Anak Sehat, Cerdas dan Menjadi Generasi Berkualitas
  • Menyusu Meningkatkan Produktifitas Perusahaan
  • Menyusui, Menjaga Lingkungan dari Sampah Akibat Produk Susu Formula

Syarat Lomba Desain Poster Pekan ASI Sedunia Tahun 2017 di Kementerian Kesehatan

  • Peserta merupakan Warga Negara Indonesia, berusia 15 – 18 tahun, berdomisili/bersekolah di DKI Jakarta (**peserta luar DKI Jakarta dapat mengikuti lomba, namun apabila menjadi pemenang panitia tidak menyediakan biaya transportasi dan akomodasi untuk penerimaan hadiah tanggal 9 Agustus 2017 di Kemenkes).
  • Menunjukan tanda pengenal (Kartu Pelajar, KTP, KK, Identitas resmi lainnya)
  • Peserta merupakan perorangan tidak berkelompok
  • Peserta tidak dikenakan biaya pendaftaran
  • Peserta wajib mengunduh dan mengisi formulir pendaftaran di sini dan mengirimkan formulir pendaftaran yang telah diisi ke alamat email posterpas2017@gmail.com sejak tanggal 17 Juli 2017 sampai tanggal 28 Juli 2017 (diperpanjang sampai 31 Juli 2017)
  • Peserta wajib memberi konfirmasi setelah mengirim formulir pendaftaran dengan menghubungi Hana (08119191291) atau Krisna (081392142631) melalui wa atau sms, dengan format LOMBAPOSTERPAS2017KEMKES(spasi)NAMA PESERTA(spasi)ASALSEKOLAH/UNIVERSITAS/UMUM(spasi)SUDAHMENGIRIM FORMULIR.

Ketentuan Pembuatan Poster dalam Lomba Desain Poster Hari ASI Sedunia Tahun 2017 di Kementerian Kesehatan

  • Poster yang dibuat adalah karya sendiri bukan hasil karya orang lain atau plagiat dan belum pernah dipublikasikan serta belum pernah dilombakan pada lomba poster lain. Apabila poster tersebut terbukti melanggar ketentuan orisinalitas maka peserta akan didiskualifikasi dari perlombaan.
  • Jenis poster yang dilombakan adalah Poster publik.
  • Poster hanya boleh menggunakan bahasa Indonesia yang dituliskan dengan singkat, jelas, dan efektif.
  • Karya poster tidak mengandung unsur SARA, pornografi, dan politik.
  • Desain poster mencantumkan logo Kementerian Kesehatan
  • Karya poster dibuat menggunakan program computer grafis/software grafis yang tersedia (Corel Draw, Adobe Photoshop, Illustrator dll.)
  • Format file poster yang dikirimkan yaitu 2 jenis, Yang pertama sesuai dengan format file dari program/software aplikasi pembuatan poster dan yang kedua adalah format JPEG. Contoh: Apabila peserta membuat poster menggunakan coreldraw maka format yang dikirimkan berbentuk CDR dan wajib juga mengirimkan format JPEGnya.
  • Format karya poster dibuat dengan ukuran 3508 x 4961 pixels (setara dengan ukuran A3, 150 pixel/inch), dengan posisi vertikal.
  • Setiap peserta wajib membuat narasi atas karya yang dibuat. Narasi dibuat dalam 1 halaman kertas A4.
  • Peserta wajib mengirimkan softcopy poster dan narasi poster paling lambat hari Rabu, 1 Agustus 2017 sesuai format aplikasi bawaan yang  nama filenya diberi nama LOMBAPOSTERPAS2017KEMKES(spasi)NAMA PESERTA (spasi) ASAL SEKOLAH/UNIVERSITAS/UMUM, dengan melampirkan formulir pendaftaran dan scan Kartu Identitas dalam bentuk jpg. Dikirim ke email posterpas2017@gmail.com dengan subjek LOMBAPOSTERPAS2017KEMKES (spasi)NAMA PESERTA(spasi)ASALSEKOLAH/ UNIVERSITAS/UMUM.
  • Setelah melakukan pengiriman, peserta wajib mengkonfirmasi Hana (08119191291) atau Krisna (081392142631) melalui wa atau sms dengan format LOMBAPOSTERPAS2017KEMKES(spasi)NAMA PESERTA(spasi) ASAL SEKOLAH/UNIVERSITAS/UMUM (spasi) SUDAH MENGIRIM KARYA
  • Naskah poster menjadi hak milik dan hak publikasi panitia sedangkan hak cipta tetap ada pada penulis.
  • Panitia berhak mendiskualifikasi peserta jika melakukan pelanggaran.
  • Pengumuman pemenang yang akan diumumkan pada pada 6 Agustus 2017 melalui email dan media social
  • Pemenang akan diundang untuk menghadiri Peringatan Pekan Asi Sedunia 2017 di Kementerian Kesehatan untuk memperoleh penghargaan dan hadiah menarik dari Kementerian Kesehatan
  • Keputusan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

 

Kriteria Penilaian Lomba Desain Poster Pekan ASI Sedunia 2017

  • Kesesuaian dengan Tema, ide dan gagasan yang menarik dan memberikan informasi yang baik.
  • Pesan.: Pesan singkat, padat , jelas dan terbaca. Jenis huruf yang jelas keterbacaannya. Warna huruf dan warna latar belakang kontras dan jelas.
  • Artistik: Hal-hal yang perlu diperhatikan: warna dan gambar yang menarik. Lebih baik gambar  tidak mengambil dari Internet, gambar menggunakan model/talent orang Indonesia, gambar tidak melanggar etika dan kesopanan.

Hadiah Pemenang

  • Juara 1             :  Tropy + Sertifikat + Hadiah Menarik
  • Juara 2             :  Tropy + Sertifikat + Hadiah Menarik
  • Juara 3             :  Tropy + Sertifikat + Hadiah Menarik

Catatan: Seluruh peserta yang mengikuti lomba poster mendapatkan sertifikat, yang akan  dikirimkan ke alamat rumah. Jika ada pertanyaan bisa menghubungi Hana (08119191291) atau Krisna (081392142631) melalui wa atau sms atau telepon.
 

Juri

  1. ekretariat Ditjen Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan
  2. Dit. Kesehatan Keluarga, Kementerian Kesehatan
  3. Dit. Gizi Masyarakat, Kementerian Kesehatan
  4. Dit. Kesehatan Kerja dan Olahraga, Kementerian Kesehatan
  5. Dit. Promosi Kesehatan, Kementerian Kesehatan
  6. Forum Pelajar Indonesia

Viral! Menteri Susi: Tidak Makan Ikan, Saya ‘tenggelamkan’!

Akun resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan @kkpgoid mengunggah video sekitar 34 detik yang menampilkan himbauan Menteri Susi Pudjiastuti kepada masyarakat Indonesia agar semakin berminat mengonsumsi olahan ikan. Menurutnya, ikan adalah sumber protein yang menyehatkan.  Video ini langsung viral. Tercatat hampir 1000 kali dibagikan pengguna Twitter.

 

“Saya ingin mengkampanyekan untuk kita semua agar tambah minat dan menyenangi makan ikan karena ikan sehat dan banyak protein. Dan kita harapkankan manusia Indonesia tumbuh sehat karena banyak makan ikan,” kata menteri Susi dalam video tersebut.

Menteri yang terkenal nyentrik namun banyak prestasi sejak kemunculannya di barisan kabinet Jokowi ini menutup video dengan sentuhan kata yang menjadi ikonnya. Dengan nada bergurau ‘mengancam’, “Yang tidak makan ikan, saya ‘tenggelamkan’! “. Tentunya, langsung mendapatkan banyak respon beragam dari netizen.

“Wah ampun bu.. sambil cek stock ikan di kulkas”

Makan ikan selain bikin kenyang juga bikin sabar. Melatih menyingkirkan duri duri kehidupan. Cc: ikan bandeng. 😂

Menkes: Yang Tidak Makan Ikan, Nanti ‘Ditenggelamkan’ Bu Susi!

Suasana sore di Koridor Museum Fatahillah sore kemarin (Sabtu, 13/05/2017) tidak seperti biasanya. Ratusan ibu – ibu Himpaudi (Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia) tampak berbaris dan mengenakan baju berwarna biru muda. Mereka juga memakai atribut hiasan berbentuk ikan serta memegang miniatur bendera merah putih. Mereka menjadi peserta Festival Kuliner Ikan Nusantara yang diadakan oleh Kementerian Kesehatan RI dan bekerjasama dengan sektor-sektor terkait. Acara ini mengusung tema “Makan Ikan Membuat Kita Semakin Sehat”. Di pinggiran lapangan Museum Fatahillah tampak berjajar stan, antara lain: Posbindu PTM (Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular) melayani cek kesehatan, stan konsultasi gizi dan  bermacam stan menyajikan kuliner olahan ikan yang dapat dikunjungi oleh masyarakat umum. Masyarakat juga dapat berbelanja buah-buahan organik yang dijual oleh beberapa stan.

Festival Kuliner Ikan Nusantara 2017
Masyarakat berkunjung ke stan Festival Kuliner Ikan Indonesia di lapangan Museum Fatahillah, Jakarta, kemarin (Sabtu, 13/4/2017). Stan menyediakan informasi kesehatan, buah-buahan organik dan hasil olahan ikan. Foto: Yeni Tri Herwanto | HEALTH proMOTION | http://www.promkes.net)

“Festival Kuliner Ikan Nusantara ini diadakan selama dua hari, 13 Mei 2017 pukul 15.00 – 22.00 dan 14 Mei 2017 pukul 09.00 – 19.00” terang dr. Anung Sugihantono M.Kes, Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kemenkes RI mewakili panitia. Acara juga dimeriahkan demo masak oleh koki, talkshow nutrisi ikan, fishopedia dan penampilan band musik.

Pembukaan Festival Kuliner Ikan Nusantara 2017
Menteri Kesehatan RI Prof. Dr. Nila F. Moeloek, Sp.M (K) membuka Festival Kuliner Ikan Indonesia di Koridor Museum Fatahillah, Jakarta, Kemarin (Sabtu, 13/05/2017). Tampak Menkes didampingi Menkominfo Rudiantara dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, serta staf ahli dari Kementerian Kelautan & Perikanan dan Kementerian Pariwisata. (Foto: Yeni Tri Herwanto | HEALTH proMOTION | http://www.promkes.net)

Pembukaan acara ini hadir pula Menteri Kesehatan RI Prof. Dr. Nila F. Moeloek, Sp.M (K), Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, serta staf ahli dari Kementerian Kelautan & Perikanan dan Kementerian Pariwisata. “Lautan Indonesia menghasilkan ikan yang melimpah. Ikan mengandung gizi yang tinggi. Oleh karena itu, yang tidak makan ikan, saya ‘tenggelamkan’ ” pesan dari Menteri Kelautan & Perikanan Susi Pudjiastuti dalam video yang diputar sebelum pembukaan oleh Menteri Kesehatan.

“Ibu hamil diharapkan bisa mengonsumsi makanan yang bergizi, termasuk ikan. Ikan akan memenuhi kebutuhan gizi bayi yang dikandung. Bapak-bapaknya, juga harus memberikan prioritas pemenuhan gizi anak. Karena, anak yang pintar menentukan kejayaan bangsa Indonesia di masa yang akan datang” ungkap Menteri Kesehatan Prof. Dr. Nila F. Moeloek, Sp.M (K). “Yang tidak makan ikan, nanti ‘ditenggelamkan’ Bu Susi ” imbuhnya menegaskan kembali pesan Menteri Kelautan & Perikanan dan disambut tepuk tangan meriah peserta.

Himpaudi menyemarakkan acara dengan Senam Gemari (Gemar Makan Ikan)  serempak. Hentakan musik penuh semangat dan gerak yang energik berhasil membuat acara semakin ceria. Mulai petang, pengunjung dihibur oleh band musik yang berhasil mengajak penonton berdendang dan bernyanyi bersama. (Yeni Tri Herwanto)

Senam Gemari - Foto Yeni Tri Herwanto
Ibu-ibu dari Himpaudi melakukan Senam Gemari (Gemar Makan Ikan) bersama di Lapangan Museum Fatahillah, Jakarta, Kemarin (Sabtu, 13/05/2017). Gerakan serempak dan energik berhasil menyemarakkan acara Festival Kuliner Ikan Nusantara. (Foto: Yeni Tri Herwanto | HEALTH proMOTION | http://www.promkes.net)

[ Informasi Kesehatan Masyarakat | Promosi Kesehatan |HEALT proMOTION | motion for HEALTH ]