Perkembangan teknologi informasi semakin canggih menjadi musibah jika pengguna tak suka membaca. Alhasil, kecepatan penyebaran hoaks (berita bohong) melebihi kecepatan cahaya. Hoaks melenggang kencang di berbagai grup perpesanan dan media sosial seperti Whatsapp, Telegram, Facebook, Twitter dan masih banyak lagi. Tanpa membaca isi berita lebih detil, tanpa mencari rujukan informasi pembanding, jutaan pengguna seperti terhipnotis ikut menyebarkan berita bohong ke berbagai media yang dimiliki dengan mudah klik ikon “share” atau “forward”. Bukan hanya topik politik, hoaks merangsek di bidang kesehatan.

Hoaks kesehatan terlanjur viral. Kebohongan ini jika tidak dilawan dengan klarifikasi pembenaran maka akan ‘dipercaya berita benar’. Tentunya akan sangat berbahaya. Hoaks kesehatan tersebut akan merugikan masyarakat. Upaya melawan hoaks kesehatan membutuhkan sinergi energi warganet. Oleh karena itu, Promkes.net meluncurkan gerakan #MELAWANHOAKSKESEHATAN sebagai upaya membasmi berita bohong kesehatan yang menyesatkan.

Dukungan #SobatSehat #MotionForHEALTH sangat berarti. Mari bergerak #MELAWANHOAKSKESEHATAN. Bantu reshare + retweet berita klarifikasi hoaks kesehatan. Sobat juga bisa mengirimkan tulisan klarifikasi tentang #MELAWANHOAKSKESEHATAN ke promkes.net@gmail.com.

 

Salam #MotionForHEALTH