Blog

Gerak Aktif Merangsang Munculnya Otot Six Pack

Saat libur, millenial rawan terjebak di kasur. Gadget yang tidak lepas dari jemari, memaksa untuk bersantai dan lupa aktivitas fisik. Menginjak triwulan terakhir tahun ini, resolusi 2018 punya perut Six Pack pun terancam gagal lagi. ”Malas gerak menunda munculnya otot six pack di perut.” ujar Nopianto @nopian10_ yang aktif sebagai Pengurus Daerah Perhimpunan Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi @persakmi) Provinsi Riau ini.

Nopianto gemar touring dengan motor kesayangannya. Khas millenial lainnya, petualangan menjadi hiburan saat penat kerja melanda. ”Selain touring, akhir pekan menghabiskan waktu dengan Jogging” ungkap pria alumni STIKes Hang Tuah Pekanbaru ini. Sebagai penyemangat, Tim Pacer ”Melawan Mager” menerbitkan peringkat capaian mingguan dan bulanan. Nopianto dan teman-teman Pelawan Mager pun menyukainya. ”Adanya sistem peringkat memunculkan motivasi tersendiri untuk konsisten dalam peringkat 10 besar” paparnya.

Agar tubuh tetap sehat dan impian otot kotak-kotak bisa terwujud, olahraga rutin menjadi penting.”Olahraga yang bagus itu minimal 30 menit per hari” pesan pendiri @kitakesmas ini.

@nopian10_ mengajak #SobatSehat aktif bergerak #MelawanMager. Kamu tertarik bergabung?

EVERY STEP COUNTS. EVERYONE. EVERYWHERE. EVERYDAY.

Ayo ikut Pacer Team ”MELAWAN MAGER” #MotionForHealth.

Caranya:

📱 Pasang aplikasi Pacer Pedometer & Step Tracker by Pacer Health Inc di smartphone Android dan iOS

📲 Buka aplikasi Pacer ~> Klik! EXPLORE -> GROUPS -> SEARCH -> Masukkan Kode: XN43714 -> Pilih: Melawan Mager

KITA TERHUBUNG. SALING MENDUKUNG!

Laporan SDKI Tahun 2017: Kesehatan Reproduksi Remaja

Laporan memuat temuan utama Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2017 khusus Remaja. SDKI adalah bagian dari program internasional Demographic and Health Survey (DHS), yang dirancang untuk mengumpulkan data fertilitas, keluarga berencana, dan kesehatan ibu dan anak.

Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2017 dilaksanakan bersama oleh Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Kementerian Kesehatan.

Pembiayaan survei ini disediakan oleh Pemerintah Indonesia. ICF International menyediakan bantuan teknis melalui proyek MEASURE DHS, sebuah program yang didanai oleh U.S. Agency for International Development (USAID).

 

DOWNLOAD Laporan SDKI Tahun 2017: Kesehatan Reproduksi Remaja

 

Laporan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) Tahun 2017

Laporan memuat temuan utama Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2017. SDKI adalah bagian dari program internasional Demographic and Health Survey (DHS), yang dirancang untuk mengumpulkan data fertilitas, keluarga berencana, dan kesehatan ibu dan anak. Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2017 dilaksanakan bersama oleh Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Kementerian Kesehatan.

Pembiayaan survei ini disediakan oleh Pemerintah Indonesia. ICF International menyediakan bantuan teknis melalui proyek MEASURE DHS, sebuah program yang didanai oleh U.S. Agency for International Development (USAID).

 

Download Laporan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) Tahun 2017

Grup Pacer Melawan Mager itu Mirip Reminder, Nggak Boleh Dzolim Sama Waktu

Malas gerak yang menjerat generasi millenial sepertinya tidak berlaku bagi mahasiswi yang aktif di Koalisi Muda Kependudukan pusat ini. Walaupun hobi nonton Youtube, Utami Nur Kholifah atau biasa dipanggil “Tami” tak terbiasa bermalasan, tapi memilih sibuk di berbagai kegiatan. Tercatat, wanita penggemar nasi goreng ini juga menjadi pengurus Karang Taruna Unit RW 06 Duri Kosambi, Jakarta Barat. Kesibukannya lengkap, mulai kampus, organisasi kependudukan dan lingkungan rumah.

Bergerak dari satu kegiatan ke kegiatan lainnya menjadikan Tami semakin aktif. “Aku harus sibuk bergerak, karena kalau nggak malah gampang sakit” ungkap wanita yang suka jalan-jalan keliling lingkungan kampungnya ini. “Dengan bergerak aktif, tubuh jadi segar dan semangat. Tidak mudah jatuh sakit” tambahnya.

Tami pun merasa senang berkumpul dengan teman-teman Pelawan Mager dari berbagai penjuru daerah di Indonesia. Seperti kelompok dukungan sebaya yang saling memotivasi. “Grup Pacer Pedometer Melawan Mager itu mirip reminder. Jadi pengingat untuk selalu produktif. Gak boleh dzolim sama waktu” terangnya.

Tami mengajak #SobatSehat aktif bergerak #MelawanMager. Kamu tertarik menjadi salah satu dari ratusan Pelawan Mager?

EVERY STEP COUNTS. EVERYONE. EVERYWHERE. EVERYDAY.

Ayo ikut Pacer Team ”MELAWAN MAGER” #MotionForHealth.

Caranya:

📱 Pasang aplikasi Pacer Pedometer & Step Tracker by Pacer Health Inc di smartphone. Android dan iOS

📲 Buka aplikasi Pacer ~> Klik! EXPLORE -> GROUPS -> SEARCH -> Masukkan Kode: XN43714 -> Pilih: Melawan Mager

KITA TERHUBUNG. SALING MENDUKUNG!

Melawan Mager Cegah Penyakit Jantung

Penyakit Jantung Koroner (PJK) menjadi penyebab kematian tertinggi pada semua umur setelah stroke, yakni 12,9% (Survei Sample Regristration System (SRS), 2014). PJK paling banyak terjadi pada kelompok umur 65-74 tahun (3,6%) diikuti kelompok umur 75 tahun ke atas (3,2%), kelompok umur 55-64 tahun (2,1%) dan kelompok umur 35-44 tahun (1,3%) (Riset Kesehatan Dasar, 2013).

Salah satu cara mencegah dan mengendalikan Penyakit Jantung Koroner (PJK) adapah bergerak aktif dengan aman. Malas gerak menjadi salah satu faktor risiko berbagai jenis penyakit kardiovaskular seperti PJK ini.

Promkes.net yakin jika upaya pencegahan lebih murah dibanding pengobatan penyakit jantung. Sekitar 51,99% atau setara 6,67 triliun dari pembiayaan @bpjskesehatan_ri tersedot oleh penyakit ini (@detikcom).

Kami yang tergabung dalam gerakan #MelawanMager mengajak #SobatSehat dari berbagai penjuru nusantara dan WNI yang tinggal di mancanegara untuk ikut bergerak aktif bersama kami. Mari kita bersama kurangi risiko dan kendalikan penyakit Jantung.

EVERY STEP COUNTS. EVERYONE. EVERYWHERE. EVERYDAY.

Ayo ikut Pacer Team ”MELAWAN MAGER” #MotionForHealth.

Caranya:

📱 Pasang aplikasi Pacer Pedometer & Step Tracker by Pacer Health Inc di smartphone. Android dan iOS

📲 Buka aplikasi Pacer ~> Klik! EXPLORE -> GROUPS -> SEARCH -> Masukkan Kode: XN43714 -> Pilih: Melawan Mager

KITA TERHUBUNG. SALING MENDUKUNG!

Stop Buat Alasan Mager

Tidak kaget jika 1 dari 4 penduduk Indonesia tergolong malas gerak. Karena kebiasaan kita kemana-mana naik motor. Walaupun cuma ke warung yang berada di sebelah gang rumah, motor pun ditarik keluar garasi untuk mengantar ke warung tersebut.

Christyana Sandra @yanasandra12 yang biasa dipanggil Yana ini pun mengaku sering mengalami permasalahan yang sama. Menurutnya, alasan untuk malas gerak itu banyak sekali, hampir tak terhitung. Namun, kalau malas terus juga akan berakibat buruk bagi kesehatan.”90% kegagalan berasal dari orang-orang yang biasa membuat alasan. Stop buat alasan malas gerak” ujar wanita yang sehari-hari menjadi dosen di Universitas Jember ini.

Yana pun punya jurus tersendiri. Wanita alumni FKM Universitas Airlangga Surabaya ini selalu mengantongi gawainya. Dia memastikan aplikasi Pedometer & Step Tracker nya aktif mengukur setiap aktivitas tubuhnya. Mulai saat mengajar di kelas, membersihkan rumah dan jalan-jalan bersama putra-putrinya. Aplikasi membantunya menghitung capaian gerak dan datanya langsung tersinkronisasi di grup Melawan Mager. “Melawan Mager itu seperti komunitas dukungan online. Anggotanya berlokasi jauh-jauh, ada yang di Aceh, Lampung, Banyuwangi, dan Salaya-Thailand. Kita semua pun terhubung, saling menyemangati, saling mendukung. Member terus bertambah” ujarnya.

Yana mengajak #SobatSehat aktif bergerak #MelawanMager. Kamu tertarik menjadi salah satu dari ratusan Pelawan Mager?

EVERY STEP COUNTS. EVERYONE. EVERYWHERE. EVERYDAY.

Ayo ikut Pacer Team ”MELAWAN MAGER” #MotionForHealth.

Caranya:

📱 Pasang aplikasi Pacer Pedometer & Step Tracker by Pacer Health Inc di smartphone. Android dan iOS

📲 Buka aplikasi Pacer ~> Klik! EXPLORE -> GROUPS -> SEARCH -> Masukkan Kode: XN43714 -> Pilih: Melawan Mager

KITA TERHUBUNG. SALING MENDUKUNG!

1 dari 4 Penduduk Indonesia Masih Malas Gerak

1 dari 4 penduduk Indonesia tergolong kurang aktif bergerak (Riset Kesehatan Dasar 2013). Dari total 34 provinsi, sebanyak 65% berpenduduk masih kurang melakukan aktivitas fisik. dengan di atas rata-rata Indonesia. Lima provinsi penduduk paling malas gerak antara lain DKI Jakarta (44,2%), Papua (38,9%), Papua Barat (37,8%), Sulawesi Tenggara dan Aceh (masing-masing 37,2%). Apakah #SobatSehat salah satunya?

Sebelum nantinya menyesal, Agus Samsudrajat mengajak kita semua untuk aktif bergerak #MelawanMager. Karena bergerak terbukti sangat bermanfaat untuk kesehatan. “Apapun aktivitasnya biar sehat. Jangan sampai menyesal, jika kita sudah tidak mampu bergerak lagi”, pesan pria berkacamata yang berdomisili di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat ini.

Agus mengajak #SobatSehat aktif bergerak #MelawanMager. Kamu tertarik ambil bagianmu?

EVERY STEP COUNTS. EVERYONE. EVERYWHERE. EVERYDAY.

Ayo ikut Pacer Team ”MELAWAN MAGER” #MotionForHealth.

Caranya:

📱 Pasang aplikasi Pacer Pedometer & Step Tracker by Pacer Health Inc di smartphone. Klik : Android dan iOS

📲 Buka aplikasi Pacer ~> Klik! EXPLORE -> GROUPS -> SEARCH -> Masukkan Kode: XN43714 -> Pilih: Melawan Mager

KITA TERHUBUNG. SALING MENDUKUNG!

Melawan Mager Terbukti Membantu BPJS!

Tubuh yang kurang gerak berisiko tinggi terserang berbagai penyakit tidak menular seperti penyakit kardiovaskular (stroke, hipertensi, jantung dll), kanker dan diabetes. Padahal penyakit tersebut termasuk dalam golongan penyakit yang banyak makan uang BPJS. Contohnya penyakit Jantung berhasil menyedot 6,67 Triliun, Kanker (2,21 Triliun) dan berikutnya Stroke (1,62 Triliun). Penyakit Jantung menyerap sebanyak 51,99% pendanaan di BPJS (detik.com, 2018).

Melawan malas gerak dengan rutin terbukti secara signifikan menjaga kondisi tetap bugar dan mampu mencegah berbagai penyakit tersebut (World Health Organization, 2018). Jika masyarakat sehat, terbebas dari penyakit-penyakit tersebut maka BPJS pun akan terbantu.

Nah, lebih baik mencegah atau mengobati?

Kapan kamu ambil peran membantu BPJS?

EVERY STEP COUNTS. EVERYONE. EVERYWHERE. EVERYDAY

Ayo ikut Pacer Team ”MELAWAN MAGER” #MotionForHealth.

Caranya:

📱 Pasang aplikasi Pacer Pedometer & Step Tracker by Pacer Health Inc di smartphone. Android dan iOS

📲 Buka aplikasi Pacer ~> Klik! EXPLORE -> GROUPS -> SEARCH -> Masukkan Kode: XN43714 -> Pilih: Melawan Mager

KITA TERHUBUNG. SALING MENDUKUNG!

Terus Aktif Bergerak, Jangan Lupa Pantau Tubuh Kita

Bagi penggemar olahraga lari tentunya tidak asing dengan Wiedho Widiantoro @k0jek. Hampir setiap tahun, pria yang sehari-hari disibukkan dengan pengelolaan jaminan kesehatan nasional ini tidak terlewat perlombaan lari marathon sampai nomor ultra. Dia beserta teman-temannya ”Mojokerto Run” sering menyusuri jalanan antar kota di Jawa Timur dan daerah lain. Akhir-akhir ini tampak keranjingan dengan lari naik-turun gunung. Jadi tidak heran jika capaian larinya di hari Sabtu/Minggu menyentuh 30.000 langkah. Dia pun jarang absen dengan event lari untuk charity.

Meski sesibuk apapun kegiatan kantor, sosok bapak dengan dua anak ini masih bisa meluangkan waktu untuk berolahraga. Penting untuk terus memantau tanda-tanda kondisi tubuh. ”Aktiflah bergerak walau sesibuk apapun kegiatan kita. Tapi tetap perhatikan kondisi tubuh kita” ujar pria berkacamata ini.

Wiedho mengajak #SobatSehat aktif bergerak #MelawanMager. Kamu tertarik ambil bagianmu?

EVERY STEP COUNTS. ANYWHERE. ANYTIME.

Ayo ikut Pacer Team ”MELAWAN MAGER” #MotionForHealth.

Caranya:

📱 Pasang aplikasi Pacer Pedometer & Step Tracker by Pacer Health Inc di smartphone: Android dan iOS.

📲 Buka aplikasi Pacer ~> Klik! EXPLORE -> GROUPS -> SEARCH -> Masukkan Kode: XN43714 -> Pilih: Melawan Mager

KITA TERHUBUNG. SALING MENDUKUNG!

Selalu Ada Jalan Untuk Melawan Malas Gerak (Mager)

Detti Febriana @dettife sering menduduki posisi tertinggi capaian Pacer Team #MelawanMager. Walaupun disibukkan dengan aktivitas rapat dan agenda super padat, tapi selalu ada saja caranya untuk bergerak aktif. Dia pun pernah malam-malam memutari kolam renang di salah satu hotel ternama di Jakarta setelah seharian Workshop Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. ”Jika ia penting akan ditemukan 88 jalan. Jika tidak akan dicari 88 alasan”, ungkap wanita dari Lampung yang sehari-hari aktif sebagai Tenaga Ahli Parlemen ini.

EVERY STEP COUNTS. ANYWHERE. ANYTIME.

Ayo ikut Pacer Team ”MELAWAN MAGER” #MotionForHealth.

Caranya:

📱 Pasang aplikasi Pacer Pedometer & Step Tracker by Pacer Health Inc di smartphone. Android dan iOS

📲 Buka aplikasi Pacer ~> Klik! EXPLORE -> GROUPS -> SEARCH -> Masukkan Kode: XN43714 -> Pilih: Melawan Mager

KITA TERHUBUNG. SALING MENDUKUNG!