Cegah kecelakaan! Istirahatlah Setiap 3-4 Jam Saat Mengemudi Jarak Jauh

Libur lebaran telah dimulai. Saatnya mudik ke kampung halaman. Kesempatan berharga untuk berkumpul bersama keluarga. Namun, sangat disayangkan jika perjalanan panjang akan berujung pada musibah. Keselamatan memang harus diutamakan. Terutama bagi yang menyetir.

Kelelahan sangat berhubungan dengan tingkat risiko kecelakaan. Saat tubuh yang terlalu lelah, maka waktu reaksi seseorang menjadi menurun. Waktu reaksi merupakan waktu yang dibutuhkan seseorang untuk bereaksi terhadap suatu hal. Pada orang normal (sehat), waktu reaksinya adalah satu detik. Sedangkan ketika tubuh terlalu lelah, waktu reaksinya akan lebih lambat. Sebagai contoh, kalau ada orang yang tiba-tiba menyeberang, maka kemungkinan besar akan menabrak orang tersebut. Karena waktu reaksi kita terlambat.

Waktu maksimal seseorang untuk mengemudi terus-menerus adalah sekitar 3-4 jam. Idealnya, pengemudi harus beristirahat setelah tiga – empat jam menyetir. Karena pada saat itu stamina tubuh akan menurun sehingga badan menjadi kaku dan mulai mengantuk. Kita bisa memaksa sampai empat jam apabila kondisi masih siang atau sore. Jika sudah malam sebaiknya istirahat.

Jika ingin cepat sampai, sebaiknya bawa pengemudi cadangan. Keselamatan adalah investasi. Kecelakaan dapat dihindari.

motion for HEALTH

 

promosi kesehatan | kesehatan masyarakat | media promosi kesehatan | mudik | keselamatan

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s