Waspada! Tren #SkipChallenge Berisiko Mengancam Nyawa

Setelah tren Mannequin Challenge, saat ini publik sedang digemparkan dengan aksi Skip Challenge atau Pass Out Challenge. Tantangan berbahaya ini mulai digandrungi remaja dan viral di media sosial.

Skip Challenge dilakukan dengan menekan bagian dada sekeras-kerasnya selama beberapa waktu untuk membuat seseorang kekurangan oksigen sehingga kehilangan kesadaran alias pingsan. Mirisnya, banyak remaja menganggap tantangan ini memberikan pengelamanan menegangkan dan menyenangkan. Selain itu, remaja melakukannya karena tekanan dari teman-temannya agar dianggap tidak ketinggalan tren yang sedang populer.

Namun, Skip challenge nyatanya sangat berbahaya karena berpotensi menyebabkan hipoksia (otak kekurangan oksigen), kejang, pingsan, kerusakan otak, henti napas, henti jantung dan bisa berakibat lebih fatal yang berujung kematian. Otak kekurangan oksigen lebih dari tiga menit maka bisa mengakibatkan kerusakan, bila lebih dari lima menit akibatnya jauh lebih fatal.

Telah banyak korban berjatuhan akibat aksi nekat ini. Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika menyatakan, sepanjang 1995-2007, ada 82 media di AS yang melaporkan kematian karena Skip Challenge ini.

Peran orang tua dan guru sangat diperlukan untuk mencegah tren ini kembali memakan korban. Hal ini dapat dilakukan dengan pemberian pemahaman yang jelas kepada remaja tentang risiko yang mengancam nyawa.

***

Informasi ini kerjasama HEALTH proMOTION dan Persakmi

[ Media Promosi Kesehatan | Kesehatan Masyarakat ]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s